Pagi ini seperti biasa aku ngecek kalender, sekedar memastikan bahwa
semua kegiatan yang terjadwal hari ini tidak terlupakan....
Tiba-tiba mataku "tersandung" pada sebuah tanggal.... 23!
Ternyata seminggu lagi Ramadhan Mubarrak akan tiba. Duh! Sudah sedekat ini ya... kok aku ketiduran lagi?
Padahal di milis-milis sudah bertebaran email tentang penyambutan bulan suci ini. Padahal Si Adek udah tanya2 tiap chatting, persiapan Ramadhannya gimana Kak? Walaaahhhh... Kalo tahun ini sama seperti CERITA TAHUN KEMARIN...golongan orang-orang yang merugilah diriku ini...
Banguuunnn...Banguuunnn...Harus segera daftarin iman masuk sekolah Buk!
Ramadhan Mubarrak sahabat-sahabat tersayang...Ramadhan Kariim...
Pagi ini kuingatkan diriku yang pelupa, wangi Ramadhan sudah
semerbak di udara. Bukankah aku termasuk orang-orang yang beruntung
berlimpah berkah-Nya? Masih Dia ijinkan mereguk rahmat dan ampunanNya
di sepanjang Ramadhan yang mulia... Oooopppsss, Insya Allah tentunya!
Karena tak ada yang tahu...kecuali Dia. Bisa saja ajal datang sembarang
masa...sebelum tanggal 23..atau sesudahnya...
Ramadhan Mubarrak sahabat-sahabatku tersayang...Ramadhan Kariim...
Saatnya kumohon keikhlasan dan kemurahan hati sahabat
semua...membuka pintu maaf untukku atas segala khilaf, salah dan
alpa... Semoga pintu-pintu maaf yang terbuka, memudahkan kita semua
meluruskan hati dan membersihkan jiwa...beribadah dengan khusyu' di
sepanjang Ramadhan yang mulia...
Ramadhan Mubarrak sahabat-sahabatku tersayang...Ramadhan Kariim...
Aku beruntung, Insya Allah bisa memasukkan kembali Imanku
"bersekolah" di sepanjang Ramadhan mulia. Semoga puasaku kali ini bukan
sekedar puasa "balas-dendam"... menahan haus dan lapar seharian,
kemudian kusantap hidangan pembuka yang lezat sampai kenyang...
sehingga aku si pelupa, tak belajar maknanya lapar dan dahaga...
Semoga haus dan lapar, mendidik nafsuku...Agar lebih ringan memberi,
tidak berat hati dan banyak berhitung ketika hendak berbagi.
Semoga lapar yang melilit mengajar hatiku yang kadang sombong... aku
sungguh beruntung hanya merasa haus dan lapar sementara...tidak seperti
kebanyakan saudara-saudaraku lainnya. Semoga sayangku pada mereka terus
bertambah kiranya...
Ramadhan Mubarrak sahabat-sahabat tersayang...Ramadhan Kariim...
Tangan terangkat, do'a pun berhampuran ke angkasa... Ya Allah, Rab
yang Rahman dan Rahiim...Pemilik Kuasa dan Takdir... Semoga dengan
Ampunan dan Keluasan Kasih-sayangmu... aku si pelupa...bisa menjalani
sekolah iman ini dengan sebaik-baiknya... Sungguh aku ingin termasuk
orang-orang beruntung yang di akhir sekolah nanti, Engkau anugrahkan
gelar tertinggi itu...Muttaqqin.... Amin ya Rab... Amin....
Ramadhan Mubarrak sahabat-sahabat tersayang...Ramadhan Kariim...